<

AS Bekukan $344 Juta Crypto Iran: Sinyal Bahwa Stablecoin Tidak Sebebas yang Kamu Kira

Departemen Keuangan AS pada Jumat 24 April 2026 mengumumkan pembekuan $344 juta dalam bentuk USDT di dua dompet Tron yang terkait dengan Garda Revolusi Iran (IRGC) dan Hezbollah, melansir CNN, CoinDesk, dan The Block. Menteri Keuangan Scott Bessent menyebut langkah ini bagian dari “Operation Economic Fury”, kampanye sanksi finansial yang berjalan paralel dengan operasi militer “Operation Epic Fury” yang sudah berjalan sejak Februari. Pembekuan ini menjadi yang terbesar terkait Iran sejak perang dimulai dan menandai babak baru dalam perang ekonomi AS terhadap Tehran.

Yang menarik, Tether sebagai penerbit USDT bertindak duluan. Sehari sebelum OFAC umumkan sanksi resminya, Tether sudah lebih dulu membekukan dana di dua alamat Tron tersebut atas permintaan langsung otoritas AS. Pernyataan resmi Tether tidak menyebut Iran secara eksplisit, hanya menyebut “aktivitas terkait perilaku ilegal”, melansir Cointelegraph. Baru keesokan harinya OFAC mengumumkan sanksi resmi dan mengonfirmasi keterkaitan dengan IRGC dan Hezbollah. Pola ini menunjukkan koordinasi erat antara stablecoin issuer swasta dan pemerintah AS dalam penegakan sanksi.

Skala crypto Iran tidak main-main. Menurut data Chainalysis, dompet-dompet Iran menerima total $7,8 miliar dalam crypto sepanjang 2025, dengan IRGC sendiri memegang sekitar separuhnya, melansir The Block. Crypto sudah lama menjadi alat utama Iran untuk menghindari sanksi yang sudah berlangsung puluhan tahun. Bahkan, sebelum pembekuan ini diumumkan, ada laporan dari Forbes dan Financial Times bahwa Iran berencana memungut Bitcoin sebagai biaya transit kapal yang melewati Selat Hormuz, salah satu titik strategis pengangkutan minyak dunia. Aksi pembekuan AS ini bisa dilihat sebagai langkah langsung untuk menutup celah tersebut.

Buat investor crypto, ada pelajaran penting di sini. Selama ini banyak yang percaya stablecoin seperti USDT memberi kebebasan finansial yang tidak bisa diintervensi pemerintah. Aksi ini membuktikan sebaliknya. Tether dan stablecoin terpusat lainnya memiliki kemampuan teknis untuk membekukan token di alamat tertentu, dan mereka akan menggunakannya jika diminta otoritas AS. Bahkan analis dari Atlantic Council, Daniel Tannebaum, menyebut langkah ini “bermakna” meskipun tidak akan secara dramatis mengubah strategi Iran karena negara ini sudah lama beradaptasi dengan sanksi, melansir CNN.

Reaksi pasar relatif terkendali. Bitcoin masih bertahan di kisaran $77.700, dengan sentimen yang lebih banyak digerakkan oleh ketegangan di Selat Hormuz dan ketidakpastian kebijakan Fed di bawah calon ketua baru Kevin Warsh. Tapi aksi ini menjadi pengingat penting bahwa narasi “crypto adalah kebebasan finansial mutlak” punya batasannya. Selama konflik geopolitik ini berlanjut, regulasi terhadap crypto akan makin ketat, dan investor harus paham bahwa stablecoin terpusat seperti USDT atau USDC bisa dibekukan kapan saja kalau otoritas mau. Pertanyaannya bukan lagi “apakah crypto akan diregulasi”, tapi “seberapa jauh regulasi itu akan menyentuh dompet kamu”.

Pelajari Materi Lainnya

Belajar lebih dalam bersama komunitas Tradewithsuli

Komunitas dua arah untuk belajar Cryptocurrency

Contact

Trade With Suli adalah platform edukasi dan komunitas seputar investasi, crypto, dan makroekonomi. Kami tidak menyediakan layanan pinjaman, P2P lending, pengelolaan dana, maupun jasa keuangan berizin. Seluruh informasi yang diberikan bersifat edukasi dan bukan merupakan saran investasi personal. Kami juga tidak pernah menawarkan produk pinjaman, investasi, ataupun profit secara pribadi. Apabila ada pihak yang menghubungi Anda dan mengaku dari Trade With Suli untuk tujuan tersebut, berarti itu adalah pihak yang mengatasnamakan kami.”

PT SOLUSI FINANSIAL MEDIA  ©2026 All rights reserved

Akses Berhasil!

Silahkan Download PDF melalui tombol dibawah ini. Kamu juga dapat gabung ke grup discord gratis untuk dapatkan info crypto menarik lainnya!

Pendaftaran Berhasil

Terima kasih telah mendaftar. Link Zoom akan dikirim melalui WhatsApp kamu. Punya pertanyaan? Silahkan chat minsul melalui tombol dibawah ini.