85 Ekonom Indonesia Sepakat: Ekonomi Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja

Sebanyak 85 ekonom yang terlibat dalam Survei Ahli Ekonomi Semester I 2026 dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia secara umum menilai kondisi ekonomi Indonesia berada dalam situasi memburuk atau setidaknya stagnan. Penilaian ini bukan sekadar persepsi, melainkan refleksi dari sejumlah indikator yang menunjukkan tekanan nyata, terutama dari sisi inflasi yang diperkirakan akan meningkat secara signifikan dalam waktu dekat. Kenaikan ekspektasi inflasi ini menjadi sinyal penting bahwa daya beli masyarakat berpotensi tergerus.

Konteks makro memperparah gambarannya. Bank Dunia memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 dari 4,8% menjadi 4,7% akibat tekanan kenaikan harga minyak global dari eskalasi konflik Timur Tengah dan meningkatnya sentimen kehati-hatian investor internasional. Rupiah sempat menembus Rp17.000 per dolar AS, level yang secara historis selalu memicu tekanan tambahan pada APBN dan mendorong Bank Indonesia untuk mempertimbangkan intervensi pasar.

Yang menarik dari sudut pandang investor: konsensus pesimis dari para ekonom secara historis justru sering menjadi sinyal kontarian. Terakhir kali konsensus ekonom Indonesia sepessimis ini terjadi menjelang 2020, IHSG kemudian anjlok ke 3.900 sebelum akhirnya rebound ke level tertinggi sepanjang masa dalam 18 bulan berikutnya. Pola serupa terlihat di 2015 saat rupiah menyentuh Rp14.700 dan ekonom ramai-ramai menurunkan proyeksi, sebelum IHSG justru naik 22% dalam dua tahun berikutnya.

Pesimisme kolektif bukan berarti ekonomi pasti runtuh. Tapi bagi investor yang memegang aset berisiko termasuk saham dan crypto, data ini adalah pengingat bahwa pasar paling murah biasanya datang justru saat semua orang sudah menyerah.

Pelajari Materi Lainnya

Lihat semua

APBN 2026 Resmi "Survival Mode": Apa Artinya Buat Dompet Kamu?

Trump Tolak Proposal Iran, Harapan Damai Sirna dan Selat Hormuz Tetap Lumpuh

Asing Kabur Rp2 Triliun dari Bank Indonesia: Apa Artinya Buat Dompet Kamu?

Drama Bersejarah Musk vs OpenAI: Gugatan $130 Miliar dan Token Meme Viral $SCAM Altman

Malaysia Bikin Sukuk Versi Crypto, Indonesia Kapan?

UAE Keluar OPEC, Rupiah Siap-Siap Hadapi Badai Baru

Trump Klaim AS Cuan $30 Miliar dari Saham Intel dalam 90 Hari, Tapi Angka Resmi Berbeda

OJK Setop 953 Pinjol & Investasi Ilegal di Q1 2026, Modus Penipuan Makin Canggih

Trump Klaim Iran Sudah Kalah, Blokade Diperpanjang. Apa Dampaknya ke Indonesia?

Hilirisasi Rp116 Triliun Diresmikan, Indonesia Siap Kurangi Impor Bensin?

Properti China Ambruk 21%, Indonesia Bakal Ikut Terseret?

Rupiah & Emas Sama-Sama Ambruk Hari Ini, Apa Artinya Buat Kamu?

Saudi Babak Belur! Ekspor Minyak Anjlok 50% Akibat Perang Iran

Menkeu Ambil Alih Anggaran OJK! Ada Apa Sebenarnya?

Trump Timbang Serangan Baru ke Iran, CENTCOM Siapkan Tiga Opsi Militer

Bahlil Dorong Perluasan CNG, RI Mau Lepas dari Impor LPG 7 Juta Ton per Tahun

Indonesia Emas 2045? Prabowo Tebar 6 Janji di Hari Buruh, dari Ojol hingga Bunga Kredit 5%

Trump Tarik 5.000 Pasukan AS dari Jerman, Buntut Perselisihan dengan Kanselir Merz Soal Perang Iran

Hacker Korea Utara Raup $577 Juta Crypto dari 2 Serangan, Dominasi 76% Pencurian Global 2026

Jepang Gelontor $34,5 Miliar Selamatkan Yen, Intervensi Pertama Sejak Juli 2024

Belajar lebih dalam bersama komunitas Trade With Suli

Gabung Member