Bank Mandiri Perluas QRIS ke China, Transaksi Lintas Negara Tembus Rp54 Miliar

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk resmi memperluas layanan QR Antar Negara pada aplikasi Livin' by Mandiri ke China, menambah daftar negara yang sudah lebih dulu terkoneksi yaitu Malaysia, Singapura, Thailand, Jepang, dan Korea Selatan. Berdasarkan pengumuman resmi yang dirilis pada Jumat (1/5/2026), nasabah Bank Mandiri kini bisa melakukan pembayaran di jutaan merchant di China yang menerima QR berlogo UnionPay atau Alipay, cukup dengan scan QR Bayar di aplikasi Livin' tanpa perlu menukar uang tunai atau melakukan konversi mata uang secara manual.

Direktur Jaringan dan Retail Banking Bank Mandiri Jan Winston Tambunan menyatakan ekspansi ini merupakan respons strategis terhadap peningkatan kebutuhan transaksi global nasabah. Pertumbuhan transaksi lintas negara yang sangat signifikan menunjukkan adanya pergeseran perilaku nasabah ke arah pembayaran digital global. Bank Mandiri juga menghadirkan layanan pendukung berupa pembukaan rekening multicurrency Yuan (CNY) yang terhubung dengan Mandiri Debit, memberikan nasabah fleksibilitas tambahan dalam bertransaksi di pasar China.

Dari sisi data, kinerja layanan QR Antar Negara Bank Mandiri menunjukkan pertumbuhan signifikan. Berdasarkan laporan Kontan yang dikutip dari rilis resmi Bank Mandiri, nilai transaksi QR Antar Negara melonjak 137% secara tahunan menjadi Rp54 miliar per Maret 2026. Secara keseluruhan, kinerja aplikasi Livin' by Mandiri juga tetap solid dengan jumlah pengguna mencapai 39,1 juta orang dan total nilai transaksi tembus Rp1.200 triliun. Adopsi QRIS overall di Bank Mandiri tumbuh kuat dengan 9,9 juta pengguna, naik 41% secara tahunan, sementara nilai transaksinya mencapai Rp64 triliun atau melesat 76% YoY.

Ekspansi QRIS ke China ini menjadi tonggak penting dalam strategi konektivitas pembayaran lintas negara yang digawangi Bank Indonesia. China sebagai negara dengan ekosistem pembayaran digital terbesar di dunia, dengan adopsi mobile payment yang menjangkau hampir seluruh transaksi sehari-hari, menjadi pasar strategis yang lama diincar. Sebelumnya, integrasi QRIS sudah berjalan di lima negara ASEAN+3, dan masuknya China ke daftar tersebut memperluas cakupan dramatis mengingat volume kunjungan dan transaksi WNI ke China yang signifikan setiap tahunnya untuk kepentingan bisnis, pendidikan, maupun pariwisata.

Bagi pelaku ekonomi dan investor Indonesia, ekspansi ini punya implikasi strategis di beberapa lapis. Pertama, posisi QRIS sebagai infrastruktur pembayaran regional makin kuat dengan masuk ke pasar pembayaran digital terbesar dunia, sebuah pencapaian yang memperkuat soft power Indonesia di sektor digital. Kedua, kebutuhan WNI menukar valas saat ke China bisa berkurang drastis, mendukung efisiensi devisa nasional di tengah tekanan Rupiah yang masih berlangsung. Ketiga, bagi UMKM dan pelaku bisnis lintas negara, integrasi ini membuka jalur transaksi yang lebih murah dan cepat, terutama di tengah tren menguatnya yuan dalam sistem pembayaran perdagangan global pasca-konflik Iran. Bagi investor pasar saham, kinerja digital banking Bank Mandiri (BMRI) yang konsisten tumbuh juga menjadi katalis positif untuk valuasi saham, mengingat segmen ini menjadi salah satu pendorong utama Net Interest Income dan fee-based income perbankan BUMN.

Pelajari Materi Lainnya

Lihat semua

APBN 2026 Resmi "Survival Mode": Apa Artinya Buat Dompet Kamu?

Trump Tolak Proposal Iran, Harapan Damai Sirna dan Selat Hormuz Tetap Lumpuh

Asing Kabur Rp2 Triliun dari Bank Indonesia: Apa Artinya Buat Dompet Kamu?

Drama Bersejarah Musk vs OpenAI: Gugatan $130 Miliar dan Token Meme Viral $SCAM Altman

Malaysia Bikin Sukuk Versi Crypto, Indonesia Kapan?

UAE Keluar OPEC, Rupiah Siap-Siap Hadapi Badai Baru

Trump Klaim AS Cuan $30 Miliar dari Saham Intel dalam 90 Hari, Tapi Angka Resmi Berbeda

OJK Setop 953 Pinjol & Investasi Ilegal di Q1 2026, Modus Penipuan Makin Canggih

Trump Klaim Iran Sudah Kalah, Blokade Diperpanjang. Apa Dampaknya ke Indonesia?

Hilirisasi Rp116 Triliun Diresmikan, Indonesia Siap Kurangi Impor Bensin?

Properti China Ambruk 21%, Indonesia Bakal Ikut Terseret?

Rupiah & Emas Sama-Sama Ambruk Hari Ini, Apa Artinya Buat Kamu?

Saudi Babak Belur! Ekspor Minyak Anjlok 50% Akibat Perang Iran

Menkeu Ambil Alih Anggaran OJK! Ada Apa Sebenarnya?

Trump Timbang Serangan Baru ke Iran, CENTCOM Siapkan Tiga Opsi Militer

Bahlil Dorong Perluasan CNG, RI Mau Lepas dari Impor LPG 7 Juta Ton per Tahun

Indonesia Emas 2045? Prabowo Tebar 6 Janji di Hari Buruh, dari Ojol hingga Bunga Kredit 5%

Trump Tarik 5.000 Pasukan AS dari Jerman, Buntut Perselisihan dengan Kanselir Merz Soal Perang Iran

Hacker Korea Utara Raup $577 Juta Crypto dari 2 Serangan, Dominasi 76% Pencurian Global 2026

Jepang Gelontor $34,5 Miliar Selamatkan Yen, Intervensi Pertama Sejak Juli 2024

Belajar lebih dalam bersama komunitas Trade With Suli

Gabung Member