Calon Ketua Fed Baru Tolak jadi "Boneka" Trump: Ini Dampaknya ke Rupiah dan Crypto

Kevin Warsh, calon Ketua Federal Reserve pilihan Presiden Donald Trump, menjalani sidang konfirmasi Senat pada Selasa 21 April 2026. Wall Street langsung merespons negatif dengan indeks S&P 500, Dow Jones, dan Nasdaq semua turun 0,6% pada penutupan perdagangan, melansir CNBC dan Investing.com - Stock Market Quotes & Financial News . Pemicunya: Warsh menegaskan The Fed harus tetap independen dari tekanan politik dan menyatakan "inflasi adalah pilihan, dan The Fed harus bertanggung jawab atas itu", sikap yang dianggap hawkish atau cenderung mempertahankan suku bunga tinggi.

Situasinya menarik karena Trump sendiri yang memilih Warsh dengan harapan mantan gubernur Fed itu akan memangkas suku bunga secara agresif untuk mendorong ekonomi AS. Tapi di sidang, Warsh justru mengambil sikap berbeda. Dia tegas menolak menjadi "boneka" Trump dan menekankan bahwa kebijakan moneter harus didasarkan pada data, bukan tekanan politik. "The Fed harus tetap di jalurnya. Independensi Fed paling terancam ketika lembaga ini masuk ke ranah kebijakan fiskal dan sosial," kata Warsh dalam pidato pembukaannya, melansir CNBC.

Reaksi pasar langsung terasa di instrumen suku bunga. Imbal hasil obligasi AS 10 tahun naik 6 basis poin ke 4,311%. Probabilitas skenario zero rate cut sepanjang 2026 kini menjadi skenario dominan di pasar futures, naik tajam dari perkiraan awal tahun yang memprediksi 2-3 kali pemangkasan, melansir Benzinga. CME FedWatch menunjukkan sekitar 60% probabilitas The Fed mempertahankan suku bunga di level 3,5-3,75% hingga akhir 2026, melansir FXStreet.

Buat investor retail di Indonesia, implikasinya langsung terasa di dompet. Dolar AS tetap kuat, Rupiah terus tertekan di kisaran Rp17.165 per dolar, dan aset berisiko seperti crypto dan saham kehilangan salah satu katalis utama yang selama ini diharapkan mendorong harga naik. Pelemahan Rupiah juga berarti biaya impor makin mahal, dari BBM sampai kemasan plastik, yang pada akhirnya diteruskan ke harga barang konsumen.

Konfirmasi Warsh sendiri masih menghadapi hambatan. Senator Thom Tillis dari Partai Republik bersumpah akan memblokir nominasi di komite sampai investigasi DOJ terhadap Ketua Fed saat ini, Jerome Powell, dihentikan. Polymarket memprediksi peluang Warsh dikukuhkan 94%, tapi kemungkinan dia duduk sebelum masa jabatan Powell berakhir 15 Mei 2026 hanya 35%. Satu hal yang jelas: era di mana pasar bisa mengandalkan Fed untuk terus memotong suku bunga sepertinya sudah berakhir, setidaknya untuk tahun ini.

Pelajari Materi Lainnya

Lihat semua

APBN 2026 Resmi "Survival Mode": Apa Artinya Buat Dompet Kamu?

Trump Tolak Proposal Iran, Harapan Damai Sirna dan Selat Hormuz Tetap Lumpuh

Asing Kabur Rp2 Triliun dari Bank Indonesia: Apa Artinya Buat Dompet Kamu?

Drama Bersejarah Musk vs OpenAI: Gugatan $130 Miliar dan Token Meme Viral $SCAM Altman

Malaysia Bikin Sukuk Versi Crypto, Indonesia Kapan?

UAE Keluar OPEC, Rupiah Siap-Siap Hadapi Badai Baru

Trump Klaim AS Cuan $30 Miliar dari Saham Intel dalam 90 Hari, Tapi Angka Resmi Berbeda

OJK Setop 953 Pinjol & Investasi Ilegal di Q1 2026, Modus Penipuan Makin Canggih

Trump Klaim Iran Sudah Kalah, Blokade Diperpanjang. Apa Dampaknya ke Indonesia?

Hilirisasi Rp116 Triliun Diresmikan, Indonesia Siap Kurangi Impor Bensin?

Properti China Ambruk 21%, Indonesia Bakal Ikut Terseret?

Rupiah & Emas Sama-Sama Ambruk Hari Ini, Apa Artinya Buat Kamu?

Saudi Babak Belur! Ekspor Minyak Anjlok 50% Akibat Perang Iran

Menkeu Ambil Alih Anggaran OJK! Ada Apa Sebenarnya?

Trump Timbang Serangan Baru ke Iran, CENTCOM Siapkan Tiga Opsi Militer

Bahlil Dorong Perluasan CNG, RI Mau Lepas dari Impor LPG 7 Juta Ton per Tahun

Indonesia Emas 2045? Prabowo Tebar 6 Janji di Hari Buruh, dari Ojol hingga Bunga Kredit 5%

Trump Tarik 5.000 Pasukan AS dari Jerman, Buntut Perselisihan dengan Kanselir Merz Soal Perang Iran

Hacker Korea Utara Raup $577 Juta Crypto dari 2 Serangan, Dominasi 76% Pencurian Global 2026

Jepang Gelontor $34,5 Miliar Selamatkan Yen, Intervensi Pertama Sejak Juli 2024

Belajar lebih dalam bersama komunitas Trade With Suli

Gabung Member