Harapan Damai Iran Hancur, Nasdaq, Bitcoin, dan Emas Langsung Anjlok

Seluruh rally yang dibangun oleh harapan perdamaian Iran hancur dalam hitungan menit setelah Presiden Trump menyatakan tidak ada gencatan senjata dan perang akan berlanjut dua hingga tiga minggu ke depan. Nasdaq ditutup turun 1,40% ke 23.758, Bitcoin turun 2,28% ke US$67.202, dan emas anjlok 2,90% ke US$4.692 per troy ounce, melansir data pasar terkini.

Pergerakan paling dramatis terjadi di pasar minyak. Brent crude melonjak 6% dari US$98 ke US$103,51 per barel dalam satu gerakan, menghapus seluruh koreksi yang terjadi sebelumnya saat pasar mengharapkan de-eskalasi. Selat Hormuz tetap tertutup, dan Trump secara eksplisit menyatakan AS akan terus menyerang hingga Iran menyerah sepenuhnya.

Pola ini menunjukkan betapa rapuhnya sentimen pasar saat ini. Aset berisiko seperti saham dan crypto rally saat ada sinyal damai, lalu langsung dijual begitu realita konflik kembali mendominasi. IHSG yang selama ini tertekan oleh kombinasi pelemahan rupiah dan kenaikan harga energi menghadapi tekanan tambahan seiring minyak kembali menembus US$100 per barel, level yang secara langsung memperburuk defisit neraca perdagangan Indonesia dan memperbesar beban subsidi energi pemerintah.

Bagi investor, pesan dari pasar sangat jelas: selama Selat Hormuz masih tertutup dan perang berlanjut, setiap rally adalah rally harapan yang bisa berbalik dalam hitungan menit. Minyak di atas US$100 per barel berarti tekanan inflasi tetap tinggi, dan peluang pemangkasan suku bunga The Fed semakin menjauh, dua kondisi yang secara historis menjadi angin berlawanan bagi aset berisiko termasuk Bitcoin.

Pelajari Materi Lainnya

Lihat semua

APBN 2026 Resmi "Survival Mode": Apa Artinya Buat Dompet Kamu?

Trump Tolak Proposal Iran, Harapan Damai Sirna dan Selat Hormuz Tetap Lumpuh

Asing Kabur Rp2 Triliun dari Bank Indonesia: Apa Artinya Buat Dompet Kamu?

Drama Bersejarah Musk vs OpenAI: Gugatan $130 Miliar dan Token Meme Viral $SCAM Altman

Malaysia Bikin Sukuk Versi Crypto, Indonesia Kapan?

UAE Keluar OPEC, Rupiah Siap-Siap Hadapi Badai Baru

Trump Klaim AS Cuan $30 Miliar dari Saham Intel dalam 90 Hari, Tapi Angka Resmi Berbeda

OJK Setop 953 Pinjol & Investasi Ilegal di Q1 2026, Modus Penipuan Makin Canggih

Trump Klaim Iran Sudah Kalah, Blokade Diperpanjang. Apa Dampaknya ke Indonesia?

Hilirisasi Rp116 Triliun Diresmikan, Indonesia Siap Kurangi Impor Bensin?

Properti China Ambruk 21%, Indonesia Bakal Ikut Terseret?

Rupiah & Emas Sama-Sama Ambruk Hari Ini, Apa Artinya Buat Kamu?

Saudi Babak Belur! Ekspor Minyak Anjlok 50% Akibat Perang Iran

Menkeu Ambil Alih Anggaran OJK! Ada Apa Sebenarnya?

Trump Timbang Serangan Baru ke Iran, CENTCOM Siapkan Tiga Opsi Militer

Bahlil Dorong Perluasan CNG, RI Mau Lepas dari Impor LPG 7 Juta Ton per Tahun

Indonesia Emas 2045? Prabowo Tebar 6 Janji di Hari Buruh, dari Ojol hingga Bunga Kredit 5%

Trump Tarik 5.000 Pasukan AS dari Jerman, Buntut Perselisihan dengan Kanselir Merz Soal Perang Iran

Hacker Korea Utara Raup $577 Juta Crypto dari 2 Serangan, Dominasi 76% Pencurian Global 2026

Jepang Gelontor $34,5 Miliar Selamatkan Yen, Intervensi Pertama Sejak Juli 2024

Belajar lebih dalam bersama komunitas Trade With Suli

Gabung Member