HIP-4 Cetak 6 Juta Kontrak di Hari Pertama, Hyperliquid Resmi Masuk Pasar Prediksi

Hyperliquid resmi mengaktifkan upgrade HIP-4 di mainnet pada awal Mei 2026 dan langsung mencatat volume signifikan di hari pertama. Berdasarkan data peneliti on-chain DeFiOasis, kontrak HIP-4 mencatat 6,05 juta kontrak dalam 24 jam pertama, setara sekitar 0,7% dari total volume pasar prediksi global pada hari yang sama. Sebagai pembanding, Kalshi mencatat 546 juta kontrak dan Polymarket 190 juta kontrak pada periode yang sama, melansir laporan Cryptopolitan dan Bitget.

Volume mentah Hyperliquid memang masih jauh tertinggal, tapi ada satu faktor struktural yang membuat HIP-4 berbeda dari kedua pesaingnya. Polymarket dan Kalshi membangun infrastruktur dari nol, harus mem-bootstrap likuiditas, dan beberapa kali sempat overload saat permintaan melonjak. HIP-4 lahir di atas mesin yang sudah jalan. Hyperliquid mendominasi sekitar 70% pasar perpetual futures on-chain dengan volume bulanan menembus ratusan miliar dolar, menurut data DefiLlama dan CoinMarketCap. Cold start problem yang biasanya jadi pembunuh produk derivatif baru, di sini tidak relevan.

Diferensiasi paling tajam ada pada arsitektur akunnya. HIP-4 menggunakan unified margin, sehingga posisi prediksi, perpetual futures, dan spot dapat duduk di satu akun yang sama dengan collateral lintas produk. Fee dibebankan hanya saat close atau settlement, sementara Polymarket menarik biaya hingga 2% pada posisi yang menang. Tidak ada risiko likuidasi karena setiap posisi sepenuhnya terkolateralisasi, dengan kerugian maksimum sebesar modal awal. Untuk meluncurkan pasar baru, deployer harus melakukan staking sebesar 1 juta token HYPE, sebuah desain yang dirancang untuk menyaring kualitas pasar dan mencegah spam.

Mekanisme tokenomics HIP-4 juga terhubung langsung ke nilai HYPE. Mayoritas fee protokol Hyperliquid mengalir ke Assistance Fund yang otomatis melakukan pembelian dan burn HYPE di pasar terbuka, sebuah skema yang dijelaskan oleh data DefiLlama . Implikasinya sederhana: makin tinggi aktivitas HIP-4, makin besar fee yang masuk ke buyback, dan makin kuat pula tekanan beli struktural pada token native. Per awal Mei 2026, HYPE diperdagangkan di kisaran US$41 dengan kapitalisasi pasar sekitar US$10,5 miliar, melansir CoinGecko.

Bagi investor Indonesia, kabar ini bukan sekadar kompetisi platform prediction market. HIP-4 berpotensi membuka kategori instrumen finansial on-chain baru, mulai dari produk semacam credit default swap untuk risiko exploit protokol, parametric insurance untuk kejadian on-chain, hingga binary options dengan profil risiko yang lebih jelas. Pertanyaannya bukan apakah HIP-4 langsung salip Kalshi atau Polymarket, melainkan apakah arsitektur unified margin akan jadi standar baru di on-chain finance dalam dua hingga tiga tahun ke depan. Hari pertama yang ramai adalah pembukaan yang kredibel, tapi yang menentukan adalah likuiditas yang berulang.

Pelajari Materi Lainnya

Lihat semua

APBN 2026 Resmi "Survival Mode": Apa Artinya Buat Dompet Kamu?

Trump Tolak Proposal Iran, Harapan Damai Sirna dan Selat Hormuz Tetap Lumpuh

Asing Kabur Rp2 Triliun dari Bank Indonesia: Apa Artinya Buat Dompet Kamu?

Drama Bersejarah Musk vs OpenAI: Gugatan $130 Miliar dan Token Meme Viral $SCAM Altman

Malaysia Bikin Sukuk Versi Crypto, Indonesia Kapan?

UAE Keluar OPEC, Rupiah Siap-Siap Hadapi Badai Baru

Trump Klaim AS Cuan $30 Miliar dari Saham Intel dalam 90 Hari, Tapi Angka Resmi Berbeda

OJK Setop 953 Pinjol & Investasi Ilegal di Q1 2026, Modus Penipuan Makin Canggih

Trump Klaim Iran Sudah Kalah, Blokade Diperpanjang. Apa Dampaknya ke Indonesia?

Hilirisasi Rp116 Triliun Diresmikan, Indonesia Siap Kurangi Impor Bensin?

Properti China Ambruk 21%, Indonesia Bakal Ikut Terseret?

Rupiah & Emas Sama-Sama Ambruk Hari Ini, Apa Artinya Buat Kamu?

Saudi Babak Belur! Ekspor Minyak Anjlok 50% Akibat Perang Iran

Menkeu Ambil Alih Anggaran OJK! Ada Apa Sebenarnya?

Trump Timbang Serangan Baru ke Iran, CENTCOM Siapkan Tiga Opsi Militer

Bahlil Dorong Perluasan CNG, RI Mau Lepas dari Impor LPG 7 Juta Ton per Tahun

Indonesia Emas 2045? Prabowo Tebar 6 Janji di Hari Buruh, dari Ojol hingga Bunga Kredit 5%

Trump Tarik 5.000 Pasukan AS dari Jerman, Buntut Perselisihan dengan Kanselir Merz Soal Perang Iran

Hacker Korea Utara Raup $577 Juta Crypto dari 2 Serangan, Dominasi 76% Pencurian Global 2026

Jepang Gelontor $34,5 Miliar Selamatkan Yen, Intervensi Pertama Sejak Juli 2024

Belajar lebih dalam bersama komunitas Trade With Suli

Gabung Member