IRGC Ancam Serang Universitas AS di Timur Tengah, Beri Tenggat hingga Senin Siang

Pasukan Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) pada Sabtu (29/3) menyatakan seluruh universitas AS dan Israel di kawasan Asia Barat kini dianggap sebagai "target sah." IRGC memberi tenggat waktu kepada pemerintah AS hingga pukul 12.00 siang waktu Teheran pada Senin 30 Maret untuk secara resmi mengecam serangan terhadap universitas Iran, jika ingin menghindari serangan balasan. Pernyataan tersebut disiarkan melalui kantor berita semi-resmi Tasnim dan media pemerintah Iran.

Ancaman ini muncul setelah media Iran melaporkan bahwa serangan AS dan Israel menghancurkan dua institusi pendidikan: Universitas Sains dan Teknologi di Teheran dan Institut Teknologi Isfahan. IRGC juga memperingatkan seluruh staf, dosen, dan mahasiswa universitas AS di kawasan untuk menjauhi kampus dalam radius satu kilometer. Beberapa universitas AS memiliki kampus di Teluk, termasuk Texas A&M di Qatar dan New York University di Uni Emirat Arab. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, menepis klaim soal program nuklir sebagai dalih, menyebut serangan ini dirancang untuk menghancurkan kapasitas ilmiah dan warisan budaya Iran.

Eskalasi tidak berhenti di situ. IRGC juga melancarkan serangan terhadap fasilitas aluminium di Bahrain dan Abu Dhabi sebagai balasan atas serangan ke pabrik baja Iran. Houthi Yaman mengumumkan operasi militer baru menyasar Israel menggunakan rudal dan drone. Sementara itu, kapal amfibi AS USS Tripoli membawa 3.500 personel tiba di kawasan, menambah kekuatan militer AS yang sudah ada.

Melansir Times of Israel, CNN, Jerusalem Post, dan ANI.

Pelajari Materi Lainnya

Lihat semua

APBN 2026 Resmi "Survival Mode": Apa Artinya Buat Dompet Kamu?

Trump Tolak Proposal Iran, Harapan Damai Sirna dan Selat Hormuz Tetap Lumpuh

Asing Kabur Rp2 Triliun dari Bank Indonesia: Apa Artinya Buat Dompet Kamu?

Drama Bersejarah Musk vs OpenAI: Gugatan $130 Miliar dan Token Meme Viral $SCAM Altman

Malaysia Bikin Sukuk Versi Crypto, Indonesia Kapan?

UAE Keluar OPEC, Rupiah Siap-Siap Hadapi Badai Baru

Trump Klaim AS Cuan $30 Miliar dari Saham Intel dalam 90 Hari, Tapi Angka Resmi Berbeda

OJK Setop 953 Pinjol & Investasi Ilegal di Q1 2026, Modus Penipuan Makin Canggih

Trump Klaim Iran Sudah Kalah, Blokade Diperpanjang. Apa Dampaknya ke Indonesia?

Hilirisasi Rp116 Triliun Diresmikan, Indonesia Siap Kurangi Impor Bensin?

Properti China Ambruk 21%, Indonesia Bakal Ikut Terseret?

Rupiah & Emas Sama-Sama Ambruk Hari Ini, Apa Artinya Buat Kamu?

Saudi Babak Belur! Ekspor Minyak Anjlok 50% Akibat Perang Iran

Menkeu Ambil Alih Anggaran OJK! Ada Apa Sebenarnya?

Trump Timbang Serangan Baru ke Iran, CENTCOM Siapkan Tiga Opsi Militer

Bahlil Dorong Perluasan CNG, RI Mau Lepas dari Impor LPG 7 Juta Ton per Tahun

Indonesia Emas 2045? Prabowo Tebar 6 Janji di Hari Buruh, dari Ojol hingga Bunga Kredit 5%

Trump Tarik 5.000 Pasukan AS dari Jerman, Buntut Perselisihan dengan Kanselir Merz Soal Perang Iran

Hacker Korea Utara Raup $577 Juta Crypto dari 2 Serangan, Dominasi 76% Pencurian Global 2026

Jepang Gelontor $34,5 Miliar Selamatkan Yen, Intervensi Pertama Sejak Juli 2024

Belajar lebih dalam bersama komunitas Trade With Suli

Gabung Member