Metaplanet Borong 5.075 BTC, Resmi Geser Marathon Digital Jadi Korporasi Bitcoin Terbesar Ke-3 Dunia

Metaplanet Inc. menambah 5.075 Bitcoin ke cadangan perusahaannya, mendorong total kepemilikan korporasi asal Tokyo ini ke angka 40.177 BTC. Pembelian terbaru ini sekaligus menggeser Marathon Digital Holdings dari posisi ketiga, menempatkan Metaplanet hanya di bawah Strategy milik Michael Saylor dan MicroStrategy dalam daftar korporasi dengan cadangan Bitcoin terbesar di dunia.

Pembelian dilakukan ketika harga Bitcoin sedang jauh di bawah rekor tertinggi Oktober 2025, menjadikan langkah ini bukan sekadar akumulasi rutin, melainkan keputusan terstruktur di tengah tekanan pasar. Metaplanet, yang sebelumnya dikenal sebagai perusahaan perhotelan yang terdaftar di Bursa Efek Tokyo, telah menjalankan strategi akumulasi Bitcoin ini secara konsisten sejak April 2024.

Logika di balik strategi ini tidak jauh berbeda dari argumen yang dipakai korporasi Barat: Yen Jepang melemah dalam tren jangka panjang, suku bunga riil Jepang berada di zona negatif, dan menyimpan kas di bank tidak lagi memberikan perlindungan daya beli yang memadai. Bitcoin menjadi aset cadangan alternatif yang perusahaan ini pilih sebagai lindung nilai struktural, bukan spekulasi jangka pendek.

Target Metaplanet adalah 100.000 BTC sebelum akhir 2026. Dengan posisi saat ini di 40.177 BTC, perusahaan ini masih perlu mengakuisisi hampir 60.000 BTC lagi dalam waktu kurang dari satu tahun. Artinya, laju pembelian harus meningkat signifikan dibanding kecepatan akumulasi dua tahun terakhir.

Langkah Metaplanet membuka pertanyaan relevan bagi perusahaan di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Tekanan pelemahan Rupiah dan kebutuhan diversifikasi cadangan kas korporasi menghadirkan konteks yang tidak terlalu berbeda dari apa yang mendorong Metaplanet dua tahun lalu. Korporasi mana yang akan menjadi Metaplanet versi Indonesia adalah pertanyaan yang belum terjawab, tapi semakin dekat dengan meja pembuat keputusan.

Melansir laporan resmi Metaplanet Inc. dan data CoinGecko.

Pelajari Materi Lainnya

Lihat semua

APBN 2026 Resmi "Survival Mode": Apa Artinya Buat Dompet Kamu?

Trump Tolak Proposal Iran, Harapan Damai Sirna dan Selat Hormuz Tetap Lumpuh

Asing Kabur Rp2 Triliun dari Bank Indonesia: Apa Artinya Buat Dompet Kamu?

Drama Bersejarah Musk vs OpenAI: Gugatan $130 Miliar dan Token Meme Viral $SCAM Altman

Malaysia Bikin Sukuk Versi Crypto, Indonesia Kapan?

UAE Keluar OPEC, Rupiah Siap-Siap Hadapi Badai Baru

Trump Klaim AS Cuan $30 Miliar dari Saham Intel dalam 90 Hari, Tapi Angka Resmi Berbeda

OJK Setop 953 Pinjol & Investasi Ilegal di Q1 2026, Modus Penipuan Makin Canggih

Trump Klaim Iran Sudah Kalah, Blokade Diperpanjang. Apa Dampaknya ke Indonesia?

Hilirisasi Rp116 Triliun Diresmikan, Indonesia Siap Kurangi Impor Bensin?

Properti China Ambruk 21%, Indonesia Bakal Ikut Terseret?

Rupiah & Emas Sama-Sama Ambruk Hari Ini, Apa Artinya Buat Kamu?

Saudi Babak Belur! Ekspor Minyak Anjlok 50% Akibat Perang Iran

Menkeu Ambil Alih Anggaran OJK! Ada Apa Sebenarnya?

Trump Timbang Serangan Baru ke Iran, CENTCOM Siapkan Tiga Opsi Militer

Bahlil Dorong Perluasan CNG, RI Mau Lepas dari Impor LPG 7 Juta Ton per Tahun

Indonesia Emas 2045? Prabowo Tebar 6 Janji di Hari Buruh, dari Ojol hingga Bunga Kredit 5%

Trump Tarik 5.000 Pasukan AS dari Jerman, Buntut Perselisihan dengan Kanselir Merz Soal Perang Iran

Hacker Korea Utara Raup $577 Juta Crypto dari 2 Serangan, Dominasi 76% Pencurian Global 2026

Jepang Gelontor $34,5 Miliar Selamatkan Yen, Intervensi Pertama Sejak Juli 2024

Belajar lebih dalam bersama komunitas Trade With Suli

Gabung Member