Rusia Kirim Drone ke Iran di Tengah Negosiasi Iran-AS, Pasar Energi Kembali Terancam

Di tengah kabar Iran dan Amerika Serikat sedang menjajaki kesepakatan damai, Rusia justru mengirim drone ke Teheran. Financial Times melaporkan langkah ini terjadi tepat saat negosiasi kedua pihak masih berjalan, dan langsung memperumit dinamika geopolitik yang sudah memanas antara Barat dan blok Rusia-Iran.

Pengiriman drone dari Moskow ke Teheran bukan yang pertama, melansir Financial Times. Kerja sama militer kedua negara meningkat signifikan sejak invasi Rusia ke Ukraina pada 2022, dengan Iran sebelumnya dilaporkan memasok drone ke Rusia untuk digunakan di medan perang Ukraina. Kini arah kerja sama itu tampak berbalik, dan skala pengiriman terbaru ini disebut lebih besar dari sebelumnya.

Bagi pasar energi, langkah Rusia ini adalah sinyal bahwa ketegangan di kawasan Timur Tengah belum akan mereda dalam waktu dekat. Harga minyak Brent dan WTI berpotensi naik kembali jika eskalasi terjadi, yang pada gilirannya bisa menambah tekanan inflasi global dan menunda rencana pemangkasan suku bunga bank sentral utama termasuk The Fed.

Dampaknya ke aset berisiko tidak bisa diabaikan. Kripto, Rupiah, dan pasar saham domestik semuanya sensitif terhadap perubahan ekspektasi suku bunga dan sentimen risiko global. Selama Rusia terus memasok Iran di tengah negosiasi yang belum selesai, ketidakpastian di pasar berpotensi bertahan lebih lama dari perkiraan.

Pelajari Materi Lainnya

Lihat semua

APBN 2026 Resmi "Survival Mode": Apa Artinya Buat Dompet Kamu?

Trump Tolak Proposal Iran, Harapan Damai Sirna dan Selat Hormuz Tetap Lumpuh

Asing Kabur Rp2 Triliun dari Bank Indonesia: Apa Artinya Buat Dompet Kamu?

Drama Bersejarah Musk vs OpenAI: Gugatan $130 Miliar dan Token Meme Viral $SCAM Altman

Malaysia Bikin Sukuk Versi Crypto, Indonesia Kapan?

UAE Keluar OPEC, Rupiah Siap-Siap Hadapi Badai Baru

Trump Klaim AS Cuan $30 Miliar dari Saham Intel dalam 90 Hari, Tapi Angka Resmi Berbeda

OJK Setop 953 Pinjol & Investasi Ilegal di Q1 2026, Modus Penipuan Makin Canggih

Trump Klaim Iran Sudah Kalah, Blokade Diperpanjang. Apa Dampaknya ke Indonesia?

Hilirisasi Rp116 Triliun Diresmikan, Indonesia Siap Kurangi Impor Bensin?

Properti China Ambruk 21%, Indonesia Bakal Ikut Terseret?

Rupiah & Emas Sama-Sama Ambruk Hari Ini, Apa Artinya Buat Kamu?

Saudi Babak Belur! Ekspor Minyak Anjlok 50% Akibat Perang Iran

Menkeu Ambil Alih Anggaran OJK! Ada Apa Sebenarnya?

Trump Timbang Serangan Baru ke Iran, CENTCOM Siapkan Tiga Opsi Militer

Bahlil Dorong Perluasan CNG, RI Mau Lepas dari Impor LPG 7 Juta Ton per Tahun

Indonesia Emas 2045? Prabowo Tebar 6 Janji di Hari Buruh, dari Ojol hingga Bunga Kredit 5%

Trump Tarik 5.000 Pasukan AS dari Jerman, Buntut Perselisihan dengan Kanselir Merz Soal Perang Iran

Hacker Korea Utara Raup $577 Juta Crypto dari 2 Serangan, Dominasi 76% Pencurian Global 2026

Jepang Gelontor $34,5 Miliar Selamatkan Yen, Intervensi Pertama Sejak Juli 2024

Belajar lebih dalam bersama komunitas Trade With Suli

Gabung Member