Trump Kunci Hormuz: "Tidak Ada Kapal yang Boleh Lewat Tanpa Izin Angkatan Laut AS"

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan pada Kamis (23/4/2026) bahwa AS memegang kendali penuh atas Selat Hormuz. Melansir CNBC, Trump menulis di Truth Social bahwa tidak ada kapal yang bisa masuk atau keluar tanpa persetujuan Angkatan Laut AS, dan kondisi ini akan berlangsung sampai Iran bersedia membuat kesepakatan damai. Pada hari yang sama, Trump juga memerintahkan Navy untuk menembak dan menenggelamkan kapal Iran manapun yang kedapatan memasang ranjau laut.

Dampaknya di lapangan sangat konkret. Sebelum perang AS-Iran pecah pada akhir Februari 2026, lebih dari 100 kapal termasuk puluhan tanker minyak melintas Hormuz setiap hari. Melansir CNBC, angka itu kini turun ke single digits atau hitungan jari pada sebagian besar hari. Selat ini merupakan jalur distribusi untuk sekitar 20% minyak dunia, sehingga penutupannya langsung memukul pasar energi global dan harga Brent serta WTI terus bergerak volatil sejak awal Maret.

Waktu Trump untuk melanjutkan operasi militer tanpa persetujuan Kongres juga semakin sempit. Melansir TIME, 1 Mei 2026 menjadi batas 60 hari yang diatur dalam War Powers Resolution 1973. Trump memberitahu Kongres soal serangan ke Iran pada 2 Maret 2026, dan setelah tenggat tersebut, dia harus memilih antara meminta otorisasi Kongres, mengajukan perpanjangan 30 hari untuk penarikan pasukan, atau mulai menarik pasukan dari kawasan. Senator Republikan seperti Susan Collins dan Thom Tillis sudah memberi sinyal bisa menyeberang untuk menolak perpanjangan perang, meskipun resolusi pembatasan sudah empat kali gagal di Senat sepanjang Maret dan April.

Buat Indonesia, tekanan dari blokade Hormuz sudah masuk ke kantong masyarakat. PT Pertamina Patra Niaga menaikkan harga tiga jenis BBM non-subsidi sejak 18 April 2026. Pertamax Turbo di Jawa Barat melompat Rp6.300 dari Rp13.100 menjadi Rp19.400 per liter. Pertamina Dex naik Rp9.400 dari Rp14.500 menjadi Rp23.900 per liter, sementara Dexlite naik dari Rp14.200 menjadi Rp23.600 per liter. Secara persentase, kenaikan berkisar 48 sampai 66%, menyesuaikan harga minyak mentah Indonesia atau ICP yang pada Maret 2026 tercatat US$102,26 per barel atau naik 48,65% dibanding Februari.

Pertamax, Pertalite, dan Biosolar memang masih ditahan di Rp12.300, Rp10.000, dan Rp6.800 per liter. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sudah menegaskan harga BBM bersubsidi tidak akan naik sampai akhir 2026. Namun, semakin lama blokade Hormuz berlangsung dan semakin tinggi ICP melambung, semakin berat beban subsidi yang harus ditanggung APBN. Sepanjang April, nilai tukar rupiah juga masih bergerak di atas Rp17.000 per dolar AS, menambah tekanan pada biaya impor minyak.

Keputusan Trump di 1 Mei 2026 akan menentukan apakah tekanan harga energi ini mereda atau justru memburuk. Kalau Kongres memaksa penarikan pasukan, blokade Hormuz berpotensi longgar dan harga minyak bisa turun. Kalau perang dilanjutkan tanpa dasar hukum jelas, volatilitas pasar energi hampir pasti berlanjut, dan rantai dampaknya akan terus terasa di SPBU sampai meja makan rumah tangga Indonesia.

Pelajari Materi Lainnya

Lihat semua

APBN 2026 Resmi "Survival Mode": Apa Artinya Buat Dompet Kamu?

Trump Tolak Proposal Iran, Harapan Damai Sirna dan Selat Hormuz Tetap Lumpuh

Asing Kabur Rp2 Triliun dari Bank Indonesia: Apa Artinya Buat Dompet Kamu?

Drama Bersejarah Musk vs OpenAI: Gugatan $130 Miliar dan Token Meme Viral $SCAM Altman

Malaysia Bikin Sukuk Versi Crypto, Indonesia Kapan?

UAE Keluar OPEC, Rupiah Siap-Siap Hadapi Badai Baru

Trump Klaim AS Cuan $30 Miliar dari Saham Intel dalam 90 Hari, Tapi Angka Resmi Berbeda

OJK Setop 953 Pinjol & Investasi Ilegal di Q1 2026, Modus Penipuan Makin Canggih

Trump Klaim Iran Sudah Kalah, Blokade Diperpanjang. Apa Dampaknya ke Indonesia?

Hilirisasi Rp116 Triliun Diresmikan, Indonesia Siap Kurangi Impor Bensin?

Properti China Ambruk 21%, Indonesia Bakal Ikut Terseret?

Rupiah & Emas Sama-Sama Ambruk Hari Ini, Apa Artinya Buat Kamu?

Saudi Babak Belur! Ekspor Minyak Anjlok 50% Akibat Perang Iran

Menkeu Ambil Alih Anggaran OJK! Ada Apa Sebenarnya?

Trump Timbang Serangan Baru ke Iran, CENTCOM Siapkan Tiga Opsi Militer

Bahlil Dorong Perluasan CNG, RI Mau Lepas dari Impor LPG 7 Juta Ton per Tahun

Indonesia Emas 2045? Prabowo Tebar 6 Janji di Hari Buruh, dari Ojol hingga Bunga Kredit 5%

Trump Tarik 5.000 Pasukan AS dari Jerman, Buntut Perselisihan dengan Kanselir Merz Soal Perang Iran

Hacker Korea Utara Raup $577 Juta Crypto dari 2 Serangan, Dominasi 76% Pencurian Global 2026

Jepang Gelontor $34,5 Miliar Selamatkan Yen, Intervensi Pertama Sejak Juli 2024

Belajar lebih dalam bersama komunitas Trade With Suli

Gabung Member