UBS dan 6 Bank Swiss Ciptakan Saingan Baru Dolar AS

Enam bank terbesar Swiss resmi meluncurkan uji coba stablecoin yang dipatok ke franc Swiss pada Rabu (8/4/2026). UBS, PostFinance, Raiffeisen, Sygnum, Zürcher Kantonalbank, dan BCV bergabung bersama Swiss Stablecoin AG untuk membangun lingkungan pengujian digital, atau yang disebut sandbox, guna menguji berbagai skenario penggunaan mata uang digital berbasis blockchain ini. Melansir Reuters, saat ini belum ada stablecoin franc Swiss yang diatur secara resmi dan digunakan secara luas di Swiss, menjadikan proyek ini sebagai langkah pertama yang sangat dinantikan pasar.

Langkah ini bukan sekadar eksperimen teknis. Franc Swiss adalah salah satu mata uang safe haven paling dicari di dunia, terutama di tengah ketidakpastian geopolitik yang terus meningkat. Morgan Stanley bahkan menyebut franc Swiss setara emas sebagai aset pelindung nilai, dan mata uang ini sudah menguat lebih dari 12% terhadap dolar AS sepanjang 2025. Dengan masuknya institusi sekelas UBS ke ekosistem stablecoin, proyek ini membawa bobot kredibilitas yang jauh berbeda dibanding inisiatif serupa dari perusahaan crypto biasa.
Bagi pasar crypto, munculnya stablecoin non-dolar dari bank-bank tradisional terbesar Swiss memperkuat narasi de-dolarisasi yang semakin menguat di sistem keuangan global. Ini bukan yang pertama. Pada Februari 2026, perusahaan AllUnity sudah lebih dulu meluncurkan stablecoin franc Swiss bernama CHFAU di jaringan Ethereum, yang diatur di bawah pengawasan regulator keuangan Jerman, BaFin. Kini dengan masuknya bank-bank tradisional terbesar Swiss, persaingan stablecoin non-dolar semakin serius dan tidak bisa diabaikan.

Dalam konteks yang lebih luas, ini adalah bagian dari gelombang besar stablecoin non-dolar yang sedang terbentuk di seluruh dunia. Di kawasan Timur Tengah, sistem pembayaran di Selat Hormuz sudah mulai menggunakan yuan dan stablecoin sebagai alternatif dolar. Kini Swiss ikut bergerak dengan cara yang lebih terstruktur dan berbasis regulasi. Semakin banyak mata uang kuat dunia yang memiliki representasi digital sendiri, semakin terbuka pertanyaan tentang masa depan dominasi dolar AS di sistem keuangan global.

Pengujian dijadwalkan berlangsung sepanjang 2026 dan proyek ini terbuka bagi bank serta institusi lain yang ingin berpartisipasi. Jika berhasil, ini bisa menjadi preseden penting bagi institusi keuangan di seluruh dunia untuk mengembangkan alternatif stablecoin di luar ekosistem dolar AS, dan mempercepat pergeseran struktural yang sudah lama diperbincangkan di pasar keuangan global.

Pelajari Materi Lainnya

Lihat semua

APBN 2026 Resmi "Survival Mode": Apa Artinya Buat Dompet Kamu?

Trump Tolak Proposal Iran, Harapan Damai Sirna dan Selat Hormuz Tetap Lumpuh

Asing Kabur Rp2 Triliun dari Bank Indonesia: Apa Artinya Buat Dompet Kamu?

Drama Bersejarah Musk vs OpenAI: Gugatan $130 Miliar dan Token Meme Viral $SCAM Altman

Malaysia Bikin Sukuk Versi Crypto, Indonesia Kapan?

UAE Keluar OPEC, Rupiah Siap-Siap Hadapi Badai Baru

Trump Klaim AS Cuan $30 Miliar dari Saham Intel dalam 90 Hari, Tapi Angka Resmi Berbeda

OJK Setop 953 Pinjol & Investasi Ilegal di Q1 2026, Modus Penipuan Makin Canggih

Trump Klaim Iran Sudah Kalah, Blokade Diperpanjang. Apa Dampaknya ke Indonesia?

Hilirisasi Rp116 Triliun Diresmikan, Indonesia Siap Kurangi Impor Bensin?

Properti China Ambruk 21%, Indonesia Bakal Ikut Terseret?

Rupiah & Emas Sama-Sama Ambruk Hari Ini, Apa Artinya Buat Kamu?

Saudi Babak Belur! Ekspor Minyak Anjlok 50% Akibat Perang Iran

Menkeu Ambil Alih Anggaran OJK! Ada Apa Sebenarnya?

Trump Timbang Serangan Baru ke Iran, CENTCOM Siapkan Tiga Opsi Militer

Bahlil Dorong Perluasan CNG, RI Mau Lepas dari Impor LPG 7 Juta Ton per Tahun

Indonesia Emas 2045? Prabowo Tebar 6 Janji di Hari Buruh, dari Ojol hingga Bunga Kredit 5%

Trump Tarik 5.000 Pasukan AS dari Jerman, Buntut Perselisihan dengan Kanselir Merz Soal Perang Iran

Hacker Korea Utara Raup $577 Juta Crypto dari 2 Serangan, Dominasi 76% Pencurian Global 2026

Jepang Gelontor $34,5 Miliar Selamatkan Yen, Intervensi Pertama Sejak Juli 2024

Belajar lebih dalam bersama komunitas Trade With Suli

Gabung Member