<

Meta PHK 8.000 Karyawan, Demi Bakar Rp2.334 Triliun Buat AI

Meta resmi umumkan rencana PHK terbesar dalam sejarah perusahaan di 2026. Melalui memo internal yang dikirim ke karyawan pada Kamis (23/4/2026) waktu Amerika Serikat, induk Facebook, Instagram, dan WhatsApp ini akan memangkas 10% tenaga kerjanya secara global, setara dengan sekitar 8.000 orang. Gelombang pertama dimulai pada 20 Mei 2026.

PHK Mei 2026 bukan yang pertama tahun ini. Pada Januari, Meta memangkas sekitar 1.000 karyawan dari proyek Metaverse di divisi Reality Labs. Maret, 700 karyawan lagi dipecat dari berbagai divisi termasuk digital marketing, VR, dan tim penjualan iklan. Mei nanti menjadi gelombang terbesar dengan 8.000 karyawan sekaligus. Reuters bahkan melaporkan Meta berpotensi memangkas hingga 20% atau lebih dari total tenaga kerjanya secara global dalam waktu dekat.

Alasan di balik keputusan ini adalah pergeseran besar-besaran ke teknologi kecerdasan buatan. Belanja AI Meta di 2026 diperkirakan mencapai $135 miliar atau sekitar Rp2.334 triliun, hampir dua kali lipat dari belanja 2025 yang sebesar $72 miliar. Angka ini bahkan lebih besar dari PDB banyak negara dan setara dengan sekitar 67% dari total pendapatan Meta di 2025. Dana sebesar ini akan digunakan untuk memperluas divisi Meta Superintelligence Labs, membangun data center baru, mengembangkan chip khusus untuk AI, serta investasi di infrastruktur energi nuklir dan terbarukan.

Di balik keputusan PHK ini, ada visi strategis dari CEO Mark Zuckerberg. Sejak awal 2026, Zuckerberg sudah menyampaikan bahwa AI akan mengubah cara kerja secara dramatis. Menurutnya, satu karyawan kini bisa menyelesaikan pekerjaan yang dulu butuh tim besar. Produktivitas yang didukung AI membuat jumlah pegawai yang dibutuhkan jauh berkurang. Eksekutif Meta membayangkan struktur organisasi yang lebih ramping dengan lebih sedikit lapisan manajemen.

Yang menarik, Meta melakukan PHK besar-besaran ini bukan karena kondisi keuangan yang buruk. Justru sebaliknya. Tahun lalu perusahaan membukukan pendapatan lebih dari $200 miliar dan laba sekitar $60 miliar. Meta juga mengganti vendor pihak ketiga yang menangani moderasi konten dengan AI, serta memindahkan sejumlah insinyur ke unit baru bernama Applied AI untuk mempercepat pengembangan agen AI yang mampu menulis kode dan menjalankan tugas kompleks secara otonom.

Kejadian di Meta ini adalah gambaran konkret dari apa yang sedang terjadi di industri teknologi global. Produktivitas yang dulu butuh 10 orang kini bisa dikerjakan 1 orang dengan bantuan AI. Perusahaan teknologi besar seperti Google, Amazon, dan Microsoft juga sudah lakukan PHK besar-besaran dengan alasan serupa. Pertanyaannya bukan lagi apakah AI akan gantikan pekerjaan manusia, tapi profesi apa yang akan bertahan dan profesi apa yang akan hilang lebih dulu.

Pelajari Materi Lainnya

Belajar lebih dalam bersama komunitas Tradewithsuli

Komunitas dua arah untuk belajar Cryptocurrency

Contact

Trade With Suli adalah platform edukasi dan komunitas seputar investasi, crypto, dan makroekonomi. Kami tidak menyediakan layanan pinjaman, P2P lending, pengelolaan dana, maupun jasa keuangan berizin. Seluruh informasi yang diberikan bersifat edukasi dan bukan merupakan saran investasi personal. Kami juga tidak pernah menawarkan produk pinjaman, investasi, ataupun profit secara pribadi. Apabila ada pihak yang menghubungi Anda dan mengaku dari Trade With Suli untuk tujuan tersebut, berarti itu adalah pihak yang mengatasnamakan kami.”

PT SOLUSI FINANSIAL MEDIA  ©2026 All rights reserved

Akses Berhasil!

Silahkan Download PDF melalui tombol dibawah ini. Kamu juga dapat gabung ke grup discord gratis untuk dapatkan info crypto menarik lainnya!

Pendaftaran Berhasil

Terima kasih telah mendaftar. Link Zoom akan dikirim melalui WhatsApp kamu. Punya pertanyaan? Silahkan chat minsul melalui tombol dibawah ini.