Pendiri Binance, Changpeng Zhao atau CZ, mengungkapkan pandangannya soal arah Bitcoin dalam wawancara dengan CNBC Squawk Box di Forum Ekonomi Dunia Davos pada Januari 2026. CZ mengaku tidak pernah melakukan trading kripto sama sekali dan hanya memegang BTC serta BNB untuk jangka panjang.
Lebih jauh, CZ menyampaikan keyakinannya bahwa siklus 4 tahun Bitcoin sudah tidak relevan lagi. Masuknya institusi besar ke pasar kripto lewat ETF Bitcoin, ditambah sikap pro-kripto pemerintah Amerika Serikat dan sejumlah negara lain, dinilai telah mengubah dinamika pasar secara mendasar. CZ menyebut 2026 berpotensi menjadi tahun supercycle bagi Bitcoin, fase kenaikan yang lebih panjang dan lebih dalam dari siklus-siklus sebelumnya.
Pernyataan ini menarik untuk dicermati di tengah kondisi pasar saat ini. Bitcoin masih tertekan di kisaran US$74.000 akibat ketidakpastian geopolitik dari konflik Iran, jauh dari level tertinggi US$93.000 yang dicapai awal 2025. Tekanan jangka pendek ini menjadi ujian nyata bagi narasi supercycle yang dibangun di atas fondasi adopsi institusional dan kebijakan regulasi yang lebih ramah kripto.
Pertanyaan yang relevan bagi investor saat ini bukan sekadar apakah CZ benar atau salah, melainkan apakah fondasi struktural jangka panjang yang ia sebut cukup kuat untuk menahan tekanan geopolitik dan makro yang sedang berlangsung.