<

Uang Beredar AS Cetak Rekor $22,7 Triliun, Sinyal Positif untuk Bitcoin?

Jumlah uang beredar di Amerika Serikat resmi mencetak rekor baru. Data M2 Money Supply yang dirilis The Federal Reserve menunjukkan total likuiditas di sistem keuangan AS telah mencapai $22,7 triliun, naik sekitar 4,9% dibanding periode yang sama tahun lalu. Angka ini melampaui rekor sebelumnya di $21,9 triliun yang tercatat pada Maret 2022, saat pemerintah AS menggelontorkan stimulus besar-besaran untuk menopang ekonomi selama pandemi.

M2 adalah indikator yang mengukur seluruh uang tunai, tabungan, deposito, dan dana pasar uang yang beredar dalam perekonomian. Kenaikan kali ini menarik karena tidak didorong oleh stimulus langsung. Pertumbuhan justru berasal dari lonjakan dana pasar uang ritel yang kini mencapai lebih dari $2,2 triliun, serta peningkatan deposito di sistem perbankan. Artinya, ada cadangan likuiditas besar yang saat ini masih tersimpan di instrumen konservatif, menunggu momen yang tepat untuk berpindah ke aset dengan imbal hasil lebih tinggi.

Bagi pelaku pasar crypto, data ini punya implikasi besar. Secara historis, kenaikan M2 AS berkorelasi kuat dengan pergerakan harga Bitcoin dalam jeda waktu 60 hingga 90 hari. Sebuah studi kointegras dari Preprints.org – The Multidisciplinary Preprint Platform yang menganalisis data 2015 hingga 2025 menemukan bahwa setiap kenaikan 1% pada M2 berkorelasi dengan kenaikan harga Bitcoin sekitar 2,65% dalam jangka panjang. Pola serupa terlihat pada September 2024, ketika kenaikan M2 sekitar 2% diikuti oleh lonjakan harga Bitcoin hampir 70% dalam beberapa bulan setelahnya.

Saat ini, Bitcoin masih diperdagangkan di kisaran $67.000 hingga $69.000, jauh di bawah rekor tertingginya di $126.000 yang tercatat pada Oktober 2025. Tekanan dari perang Iran, harga minyak Brent yang bertahan di atas $110 per barel, dan ketidakpastian soal arah suku bunga The Fed menjadi faktor penghambat. Namun dengan likuiditas AS kini berada di titik tertinggi sepanjang sejarah dan sebagian besar masih “parkir” di instrumen aman, potensi rotasi ke aset berisiko seperti Bitcoin tetap terbuka lebar jika sentimen global membaik.

Pertanyaan utamanya kini tinggal soal waktu. Jika pola historis terulang, lonjakan M2 yang sudah berlangsung lebih dari 20 bulan berturut-turut ini bisa menjadi bahan bakar untuk pergerakan besar Bitcoin berikutnya, terutama jika The Fed mulai memberikan sinyal pelonggaran di kuartal ketiga 2026.

Pelajari Materi Lainnya

Belajar lebih dalam bersama komunitas Tradewithsuli

Komunitas dua arah untuk belajar Cryptocurrency

Contact

Trade With Suli adalah platform edukasi dan komunitas seputar investasi, crypto, dan makroekonomi. Kami tidak menyediakan layanan pinjaman, P2P lending, pengelolaan dana, maupun jasa keuangan berizin. Seluruh informasi yang diberikan bersifat edukasi dan bukan merupakan saran investasi personal. Kami juga tidak pernah menawarkan produk pinjaman, investasi, ataupun profit secara pribadi. Apabila ada pihak yang menghubungi Anda dan mengaku dari Trade With Suli untuk tujuan tersebut, berarti itu adalah pihak yang mengatasnamakan kami.”

PT SOLUSI FINANSIAL MEDIA  ©2026 All rights reserved

Akses Berhasil!

Silahkan Download PDF melalui tombol dibawah ini. Kamu juga dapat gabung ke grup discord gratis untuk dapatkan info crypto menarik lainnya!

Pendaftaran Berhasil

Terima kasih telah mendaftar. Link Zoom akan dikirim melalui WhatsApp kamu. Punya pertanyaan? Silahkan chat minsul melalui tombol dibawah ini.