Reli Bitcoin dan Ethereum pasca gencatan senjata bukan sekadar reaksi emosional. Data on-chain bicara lain.
Reli Bitcoin dan Ethereum pasca gencatan senjata AS-Iran bukan sekadar reaksi emosional pasar. Data on-chain menunjukkan ada uang baru yang masuk secara terstruktur. Menurut CryptoQuant, reli yang terjadi dalam 24 jam setelah pengumuman gencatan senjata didorong oleh pembukaan posisi long baru, bukan likuidasi paksa dari trader yang bertaruh harga turun.
Kenapa Ini Berbeda dari Reli Biasa
Perbedaan ini penting untuk dipahami. Reli yang dipicu likuidasi short biasanya cepat habis karena tidak ada pembeli baru yang menopang harga. Sebaliknya, reli yang didorong posisi long baru menunjukkan bahwa investor secara aktif memilih masuk pasar dengan keyakinan harga akan terus naik. Open interest Bitcoin dan Ethereum di pasar futures perpetual masing-masing melonjak lebih dari $2 miliar dalam satu hari, sinyal masuknya modal segar dalam skala besar.
Masuk di Tengah Ketakutan Ekstrem
Konteksnya relevan: ini terjadi di tengah kondisi pasar yang sebelumnya berada dalam ketakutan ekstrem. Fear and Greed Index sempat menyentuh level terendah dalam berbulan-bulan, dan Bitcoin masih bergerak di kisaran $66.500 sebelum pengumuman gencatan senjata. Masuknya posisi long baru dalam skala lebih dari $2 miliar dalam satu hari menunjukkan bahwa pelaku pasar institusional tidak menunggu kepastian penuh sebelum mulai membangun posisi.
Yang Perlu Dicermati Selanjutnya
Yang perlu diperhatikan ke depan adalah apakah momentum ini bertahan setelah negosiasi AS-Iran di Pakistan akhir pekan ini. Jika gencatan senjata bertahan dan Selat Hormuz mulai normal kembali, fondasi untuk reli lanjutan sudah mulai terbentuk dari bawah.