Gencatan senjata AS-Iran membalikkan berpekan-pekan tekanan pasar dalam hitungan jam. Tapi Hormuz belum terbuka, Trump sudah marah-marah, dan Bitcoin belum kemana-mana.
Satu pengumuman gencatan senjata cukup untuk membalikkan berpekan-pekan tekanan pasar dalam hitungan jam. Dow Jones melonjak lebih dari 1.300 poin atau 2,85% pada Rabu, mencatat hari terbaik sejak April 2025, sementara S&P 500 melompat 2,5% dan Nasdaq melonjak 2,8% setelah Trump mengumumkan jeda serangan ke Iran selama dua minggu.
Pemicu utamanya bukan hanya gencatan senjata, tapi janji pembukaan kembali Selat Hormuz yang selama enam minggu menjadi biang keladi krisis energi global. S&P 500 melanjutkan kenaikan pada Kamis dan ditutup di 6.824, berbalik positif untuk pertama kalinya sepanjang 2026, sementara Dow Jones juga akhirnya masuk zona hijau untuk tahun ini.
Tapi Ada yang Pasar Belum Lihat
Kelegaan ini datang dengan catatan besar. Hormuz belum benar-benar terbuka, Trump sudah marah-marah ke Iran di Truth Social, dan Israel masih membom Lebanon. Saham-saham AI seperti Nvidia, Meta, Tesla, AMD, dan Micron memimpin kenaikan dengan lonjakan antara 4% hingga 10%, sementara saham maskapai penerbangan juga melonjak tajam di atas harapan pasokan bahan bakar jet yang lebih murah.
Bitcoin Belum Ikut Pesta
Bitcoin belum ikut euforia ini. Harga masih bergerak di kisaran $66.500 karena investor kripto menunggu kepastian yang lebih konkret soal Hormuz dan kelanjutan negosiasi AS-Iran di Pakistan akhir pekan ini. Jika kesepakatan damai terwujud, aset berisiko termasuk Bitcoin berpotensi menyusul reli pasar saham yang sudah lebih dulu bergerak.