<

Trump Ancam Hancurkan Iran dalam 48 Jam, Deadline Jatuh Besuk

Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan ultimatum baru kepada Iran: buat kesepakatan damai atau buka kembali Selat Hormuz dalam 48 jam, atau hadapi “seluruh neraka.” Melansir Bloomberg dan Reuters, Trump menyampaikan ancaman ini melalui Truth Social pada Sabtu (4/4), dengan deadline yang jatuh pada 6 April.
Ultimatum ini datang di tengah eskalasi besar. Pada Jumat (3/4), jet tempur F-15E AS ditembak jatuh di wilayah udara Iran, menjadikannya pesawat tempur pertama AS yang berhasil dijatuhkan sejak perang dimulai pada 28 Februari. Satu awak berhasil diselamatkan oleh pasukan khusus AS, namun satu lagi masih hilang. Dua helikopter Black Hawk yang ikut operasi pencarian dilaporkan ditembaki pasukan Iran. Iran sendiri menawarkan hadiah sekitar US$66.000 bagi warga yang menangkap pilot tersebut hidup-hidup.
Trump sebelumnya sudah beberapa kali mengundur tenggat waktu serupa sejak akhir Maret, seiring berjalannya pembicaraan awal perdamaian. Namun kali ini tekanan dari berbagai sisi meningkat drastis. Israel menyatakan kesiapan menyerang fasilitas energi Iran dalam waktu satu minggu dan menunggu persetujuan AS. Serangan juga meluas ke negara Teluk: kilang minyak Mina Al-Ahmadi di Kuwait dengan kapasitas 350.000 barel per hari terbakar akibat drone Iran, fasilitas gas terbesar Uni Emirat Arab (Habshan) menghentikan operasi, dan kantor Oracle di Dubai rusak terkena puing dari intersepsi proyektil.
Di sisi Iran, Garda Revolusi membalas dengan menyatakan seluruh kawasan akan menjadi “neraka” jika serangan meningkat, serta mengancam 18 perusahaan teknologi AS termasuk Nvidia, Apple, Microsoft, dan Google sebagai “target sah.” Serangan dekat pembangkit listrik tenaga nuklir Bushehr tewaskan satu penjaga dan mendorong Rusia mengevakuasi 198 pekerjanya. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi memperingatkan bahwa serangan lanjutan ke Bushehr bisa memicu kebocoran radioaktif yang mengancam ibu kota negara-negara Teluk.
Selat Hormuz yang menampung sekitar seperlima pasokan minyak dan gas alam cair dunia masih dalam kendali ketat Iran sejak awal konflik. Jika deadline 6 April lewat tanpa kesepakatan, eskalasi baru terhadap infrastruktur energi Iran bisa memicu lonjakan harga minyak lebih lanjut dan menambah tekanan signifikan pada pasar global, termasuk aset berisiko seperti Bitcoin.

Pelajari Materi Lainnya

Belajar lebih dalam bersama komunitas Tradewithsuli

Komunitas dua arah untuk belajar Cryptocurrency

Contact

Trade With Suli adalah platform edukasi dan komunitas seputar investasi, crypto, dan makroekonomi. Kami tidak menyediakan layanan pinjaman, P2P lending, pengelolaan dana, maupun jasa keuangan berizin. Seluruh informasi yang diberikan bersifat edukasi dan bukan merupakan saran investasi personal. Kami juga tidak pernah menawarkan produk pinjaman, investasi, ataupun profit secara pribadi. Apabila ada pihak yang menghubungi Anda dan mengaku dari Trade With Suli untuk tujuan tersebut, berarti itu adalah pihak yang mengatasnamakan kami.”

PT SOLUSI FINANSIAL MEDIA  ©2026 All rights reserved

Akses Berhasil!

Silahkan Download PDF melalui tombol dibawah ini. Kamu juga dapat gabung ke grup discord gratis untuk dapatkan info crypto menarik lainnya!

Pendaftaran Berhasil

Terima kasih telah mendaftar. Link Zoom akan dikirim melalui WhatsApp kamu. Punya pertanyaan? Silahkan chat minsul melalui tombol dibawah ini.