<

Pendiri Binance Angkat Isu Lama yang Kini Jadi Nyata: Apa Nasib 1 Juta Bitcoin Satoshi Jika Komputer Kuantum Berhasil Membobolnya?

Changpeng Zhao, pendiri Binance yang akrab disebut CZ, kembali memicu diskusi besar di komunitas kripto pada 31 Maret 2026. Bukan soal harga atau regulasi, tapi soal pertanyaan yang belum pernah benar-benar dijawab: apa yang harus dilakukan dengan lebih dari 1 juta Bitcoin milik Satoshi Nakamoto jika komputer kuantum suatu hari berhasil membongkar enkripsinya?

Pernyataan CZ muncul tepat setelah Google Quantum AI merilis temuan yang mengejutkan komunitas kripto global. Menurut penelitian tersebut, komputer kuantum berpotensi membobol enkripsi Bitcoin hanya dalam 9 menit, sedangkan jaringan Bitcoin rata-rata memproses satu blok setiap 10 menit. Selisih yang nyaris tidak ada.

Angka 9 menit bukan sekadar angka teknis. Artinya, jika komputer kuantum cukup canggih dan enkripsi Bitcoin tidak diperbarui, seorang penyerang bisa mengambil alih koin dari dompet mana pun sebelum transaksi tersebut sempat dikonfirmasi oleh jaringan.

CZ menyebut dua skenario untuk Bitcoin Satoshi yang sudah tidak bergerak selama lebih dari 16 tahun. Skenario pertama: jika koin-koin itu tiba-tiba bergerak, itu bisa menjadi konfirmasi bahwa Satoshi masih aktif dan memegang kendali penuh atas asetnya. Skenario kedua, yang jauh lebih suram, adalah jika ancaman kuantum terus matang sementara koin itu tidak pernah bergerak. Dalam kondisi itu, CZ menyebut komunitas mungkin perlu mempertimbangkan opsi mengunci atau membakar alamat tersebut sebelum penyerang kuantum pertama berhasil mengambilnya.

Yang membuat isu ini lebih berat dari sekadar diskusi teknis adalah skala risikonya. Menurut data terbaru, sekitar 6,89 juta Bitcoin saat ini tersimpan di alamat lama yang paling rentan terhadap serangan kuantum, termasuk seluruh koin Satoshi. Dalam nilai pasar saat ini, angka itu setara dengan ratusan miliar dolar aset yang berpotensi tidak terlindungi.

CZ dengan tegas menyebut komunitas kripto tidak perlu panik. Solusinya sudah diketahui: upgrade ke algoritma enkripsi yang tahan terhadap serangan kuantum. Namun jalan menuju sana jauh dari mulus. Jaringan Bitcoin yang terdesentralisasi tidak memiliki satu otoritas tunggal yang bisa memutuskan perubahan. Setiap pembaruan besar membutuhkan konsensus luas dari para penambang, pengembang, dan pengguna, dengan risiko perpecahan jaringan atau fork jika konsensus tidak tercapai.

Ancaman kuantum terhadap Bitcoin bukan skenario fiksi ilmiah. Ini adalah pertanyaan teknis yang nyata dan semakin mendesak seiring kemajuan riset Google dan laboratorium lainnya. Bagi kamu sebagai investor, ini bukan sinyal untuk menjual, tapi sinyal untuk mengikuti perkembangan diskusi teknis di komunitas Bitcoin dengan lebih serius. Pertanyaan yang lebih besar bukan seberapa cepat komputer kuantum bisa membobol enkripsi, tapi seberapa cepat jaringan Bitcoin bisa bersepakat untuk memperbarui pertahanannya sebelum ancaman itu benar-benar tiba.

Pelajari Materi Lainnya

Belajar lebih dalam bersama komunitas Tradewithsuli

Komunitas dua arah untuk belajar Cryptocurrency

Contact

Trade With Suli adalah platform edukasi dan komunitas seputar investasi, crypto, dan makroekonomi. Kami tidak menyediakan layanan pinjaman, P2P lending, pengelolaan dana, maupun jasa keuangan berizin. Seluruh informasi yang diberikan bersifat edukasi dan bukan merupakan saran investasi personal. Kami juga tidak pernah menawarkan produk pinjaman, investasi, ataupun profit secara pribadi. Apabila ada pihak yang menghubungi Anda dan mengaku dari Trade With Suli untuk tujuan tersebut, berarti itu adalah pihak yang mengatasnamakan kami.”

PT SOLUSI FINANSIAL MEDIA  ©2026 All rights reserved

Akses Berhasil!

Silahkan Download PDF melalui tombol dibawah ini. Kamu juga dapat gabung ke grup discord gratis untuk dapatkan info crypto menarik lainnya!

Pendaftaran Berhasil

Terima kasih telah mendaftar. Link Zoom akan dikirim melalui WhatsApp kamu. Punya pertanyaan? Silahkan chat minsul melalui tombol dibawah ini.