Anthropic menerima sejumlah tawaran dari investor untuk putaran pendanaan baru dengan valuasi mencapai 800 miliar dolar AS, lebih dari dua kali lipat valuasi 380 miliar dolar yang ditetapkan hanya dua bulan lalu. Melansir Bloomberg, perusahaan di balik model AI Claude ini sejauh ini menolak seluruh tawaran tersebut dan belum membuka putaran pendanaan baru. Reuters mengonfirmasi laporan serupa namun menyatakan belum bisa memverifikasi angka tersebut secara independen.
Lonjakan minat investor bukan tanpa alasan. Pendapatan tahunan Anthropic kini melampaui 30 miliar dolar, naik drastis dari sekitar 9 miliar dolar di akhir 2025, didorong oleh akselerasi permintaan terhadap Claude di segmen enterprise dan peluncuran serangkaian produk AI coding dan agen dalam beberapa bulan terakhir. Angka 800 miliar dolar ini menempatkan Anthropic hampir setara dengan OpenAI yang ditaksir 852 miliar dolar dalam putaran pendanaan Maret lalu, menjadikan keduanya dua startup paling mahal dalam sejarah.
Untuk konteks, valuasi 800 miliar dolar setara dengan lebih dari dua kali lipat total aset seluruh bank umum di Indonesia yang tercatat sekitar 12.000 triliun rupiah per akhir 2025. Angka ini juga melampaui kapitalisasi pasar gabungan Tesla dan Toyota, dua raksasa industri otomotif global. Kenaikan dari 380 miliar ke 800 miliar dolar hanya dalam dua bulan mencerminkan kecepatan revaluasi aset AI yang tidak memiliki preseden di era modern.
Bagi pasar crypto dan teknologi, tren ini memperkuat narasi bahwa modal institusional global terus bergerak masuk ke infrastruktur AI dengan agresivitas tinggi.