The Federal Reserve mulai meminta data langsung dari bank-bank besar Amerika Serikat soal seberapa besar eksposur mereka ke pasar kredit swasta. Melansir Bloomberg, permintaan ini muncul setelah gelombang penarikan dana dari sejumlah manajer aset terbesar di industri, sebuah langkah yang secara historis hanya dilakukan ketika regulator tidak lagi merasa cukup dengan angka-angka yang dilaporkan secara publik. Pasar kredit swasta AS saat ini bernilai sekitar US$1,8 triliun.
Tiga nama besar sudah membatasi penarikan investor dalam waktu berdekatan. Melansir Fortune dan CNBC, BlackRock membatasi penarikan dari dana pinjaman HPS senilai US$26 miliar, Cliffwater membatasi penarikan di angka 7 persen setelah investor meminta 14 persen dari dana senilai US$33 miliar, dan Blue Owl memberlakukan batas penarikan 5 persen di sejumlah dananya. Tiga pembatasan besar dalam satu periode pendek bukan kebetulan. Ini adalah sinyal bahwa investor berusaha keluar lebih cepat dari kemampuan dana mengembalikan uang.
Masalah mendasarnya ada pada cara kredit swasta bekerja. Berbeda dari obligasi yang diperdagangkan di bursa publik, kredit swasta tidak memiliki harga pasar yang diperbarui setiap hari. Valuasinya bergantung pada penilaian internal masing-masing manajer dana. Selama kondisi baik, ini membuat volatilitas tampak rendah dan imbal hasil tampak stabil. Ketika investor meminta keluar massal, nilai aset yang selama ini hanya ada di atas kertas terpaksa direalisasikan, dan angka sebenarnya mulai terlihat.
Dampaknya tidak akan berhenti di AS. Melansir Bloomberg, The Fed juga mengajukan pertanyaan serupa ke industri asuransi, mengindikasikan kekhawatiran regulasi yang lebih luas. Dana pensiun, perusahaan asuransi, dan lembaga keuangan dari Eropa, Jepang, dan kawasan Teluk semuanya memiliki alokasi ke pasar kredit swasta AS karena imbal hasilnya yang lebih tinggi dibanding obligasi publik. Jika valuasi harus direvisi turun secara besar-besaran, kerugian itu akan mengalir ke seluruh sistem keuangan global secara bersamaan.
Bagi investor crypto, skenario tekanan sistemik dari pasar kredit swasta adalah risiko makro yang perlu dipantau. Ketidakpastian di sektor keuangan besar secara historis memicu dua reaksi berurutan: pelarian awal ke aset safe haven, diikuti tekanan jual luas ketika likuiditas mulai tertekan di seluruh sistem. The Fed meminta data ini bukan tanpa alasan. Dan seberapa dalam masalah yang akan ditemukan, itulah yang akan menentukan arah pasar global dalam beberapa bulan ke depan.